Posted in Ngeblog

Handwriting

Kapan terakhir kali aktif menulis dengan tangan? Mungkin waktu SMA ya karena setiap hari pasti nyatet pelajaran di sekolah, mulai kuliah berkurang menulis tangannya karena tugas-tugas rata-rata pakai komputer. Setelah kuliah selesai masuk dunia pekerjaan, lebih aktif lagi memakai komputer sebagai penunjang pekerjaan.

Tulisan tangan merupakan salah satu pemicu kenapa gw kuliah jurusan teknik. Waktu itu gw lihat tulisan tangan budhe yang bagus dan rapi, ternyata dia kuliah di jurusan teknik. Di lain kesempatan tante gw juga punya tulisan tangan yang bagus, dan di kuliah di arsitektur. Akhirnya gw memutuskan untuk mengambil kuliah jurusan teknik supaya bisa punya tulisan tangan yang bagus. Tapi di tempat kuliah gw engga ada pelajaran menulis indah, jadi ya tulisan tangan gw ngga berubah. Walau kata orang-orang tulisan gw bagus dan sering dipinjam buku catetannya, He…he..

Apalagi gw yang kerjaannya didepan komputer, ngetak-ngetik laporan dan log book, cari referensi kebijakan dan lain sebagainya. Aktivitas menulis dengan tangan jarang banget kecuali pas rapat. Gegara ngikutin challenge di IG tentang tulisan tangan, jadi ada ide untuk review tentang tulisan tangan atau handwriting.

Tulisan tangan adalah hasil atau cara menulis dengan tangan (bukan ditik) oleh seorang individu. Setiap individu mempunyai tulisan tangan yang unik. Bahkan yang kembar identikpun memiliki tulisan tangan yang berbeda. Berdasarkan tulisan tangan, bisa dibaca karakter dan sifat yang dimiliki oleh orang tersebut. Ilmunya itu grafologi.

Hal yang menarik tentang tulisan tangan adalah sewaktu gw mulai yoga di pusat kebudayaan India di Menteng. Guru yoganya meminta para muridnya untuk menulis pose yoga yang akan dipraktekkan. Dia bilang salah satu meditasi dan terapi untuk jari adalah menulis. Menulis dengan tangan menggunakan pulpen atau pensil. Menurutnya lagi dengan aktivitas kita sehari-hari menggunakan komputer, mengetik dengan komputer, akan mengurangi sensitivitas ujung-ujung jari kita. Oleh karena itu untuk mengembalikan sensitivitas itu kita disarankan untuk rutin menulis dengan tangan. Memang waktu mulai menulis lagi, jari agak kaku. Tapi lama kelamaan mulai terbiasa lagi.

Manfaat menulis dengan tangan diketahui menimbulkan pengalaman sensorik yang sangat berbeda dengan kegiatan mengetik. Bagian otak yang disebut dengan broca juga akan lebih aktif. (sumber kompas.com)

Menjadi mahasiswa lagi, membuat gw akan rutin menulis dengan tangan. Secara setiap hari pasti ada pelajaran yang harus dicatat dan tugas yang harus diselesaikan dengan tulisan tangan. Pernah kepikiran sih, jaman sekarang masih aja ada tugas yang harus ditulis pake tangan. Seiring berjalannya waktu, mengerjakan tugas dengan tulisan sendiri meminimalisir copy paste. he..he..he..

Nah mau tau tulisan tangan gw??

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e80/2081061/files/2015/01/img_1126.jpg

Advertisements

Author:

Mother of two children.

Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s